Tips Untuk Para Pengguna DVD


Di bawah ini adalah beberapa tips sebelum membeli DVD…

  • Ceklah merek Player DVD/DVD-ROM yang Anda beli pada penjualnya, khususnya mengenai kode region (RPC). Untuk DVD-ROM dapat dicek dengan program Cdvdinfo, DvdInfo Pro atau DriveInfo.
  • Jika player/DVD drive Anda belum region free, carilah informasi di internet untuk mengakalinya, Cobalah di http://forum.rpc1.org untuk upgrade firmware atau program khusus untuk mematikan proteksi region player Anda.
  • Untuk DVD-ROM, proteksi region kedua terdapat di sistem operasi (Windows) yang harus dimatikan dengan program DVD Region Killer, DVD Genie, atau DVD Region Free.
  • Bagi pengguna Linux, cobalah program Xine, Totem, Mplayer, VideoLAN, atau Ogle untuk memainkan DVD. Jika keping DVD Anda terproteksi, carilah librari DeCSS untuk mendekripsinya di homepage program playernya atau menggunakan search engine.
  • Bagi pembeli DVD-ROM drive, pastikan Anda mendapat program playernya, seperti PowerDVD atau WinDVD, karena Windows Media Player tidak bisa langsung memainkan DVD. Anda juga biasanya mendapatkan bonus player DVD jika membeli kartu grafis Nvidia GeForce/ATI Radeon.
  • Bagi Anda yang ingin menikmati tata suara DVD yang sesungguhnya dengan Dolby Surround ProLogic atau DTS 5.1, pastikan PC Anda dilengkapi kartu suara yang mendukung tata suara 5.1 (Creative SB Live! DE 5.1/Audigy/Extigy, WinFast 6x, Onboard Sound CMI8738, ALC650, VIA Envy HT, TurtleBeach/TerraTec) dan speaker 5.1 (Creative SoundWorks, Altec Lansing, dll) berjumlah 6 buah (2 front, 2 back, 1 center plus subwoofer). Untuk menikmati DTS, diperlukan DTS decoder di kartu suara/speaker, yang harganya lebih mahal lagi.
  • Bagi pengguna player DVD yang dihubungkan dengan TV, gunakan paket Home-Theater-in-a-Box (HTiB) yang banyak dijual di pasaran, degan spesifikasi minimal sebuah Receiver/Surround Processor ditambah 6 buah speaker, atau beli saja DVD compo yang sudah banyak beredar di pasaran yang sudah dilengkapi surround processor dan 6 speaker dan dijamin kompatibel.
  • Bagi pengguna player DVD, perhatikan spesifikasi player Anda, apakah mampu memainkan DVD dengan progressive scanning, dan juga TV Anda harus mendukung multisistem (NTSC/PAL/SECAM).
  • Perhatikan pula keping DVD Anda, apakah dilengkapi trek Dolby Surround, DTS, atau hanya Stereo PCM 2 kanal. Banyak keping DVD bajakan tidak menyertakan trek Dolby/DTS, terutama keping DVD 2-in-1 atau 3-in-1. Untuk DVD asli, Anda bisa komplain jika ternyata surround-nya tidak keluar.
  • Bagi yang ingin mem-backup DVD (asli)-nya, karena enkripsi yang digunakan memaksa Anda menggunakan program khusus untuk mengerjakannya, seperti Steinberg, Pinnacle Instant Copy, Nero Recode, MovieJack, DVD Decrypter, CladDVD, atau Smart Ripper. Anda juga harus mempunyai drive DVDRW. Perhatikan bahwa ada tiga standar DVD writer, yaitu DVD-R/RW, DVD+R/RW, dan DVD-RAM. Pastikan drive Anda mendukung paling tidak format DVD-R/RW dan DVD+R/RW. Namun jika Anda ingin mengubah DVD Anda ke format yang muat di keping CD biasa(VCD/SVCD/DivX), gunakan program seperti DVDx, DVD Shrink, TMPGEnc, VirtualDub, DVD Shrink, DivX Pro, Xvid, dan tentu saja Anda cukup menggunakan CD-RW drive untuk membakarnya ke CD.

sumber: click

About threevia
cuma orang biasa yang ingin menjadi luar biasa...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: