Etika Menulis di Sosial Media


Tren sosial media sudah mewabah dalam masyarakat dengan iming-imingnya berupa sebuah kebebasan tanpa batas. Setiap orang mulai terjangkit virus yang saya sebut “virus sosmed” yang menyerang tanpa kenal umur entah itu anak-anak sampai orang tua yang berasal berbagai jenis sosial media seperti forum, blog, jejaring sosial, bahkan dunia virtual membuat epidemik ini menjadi kekinian.

Femona ini menjangkit di seluruh negara tidak hanya Eropa, Amerika, tetapi Indonesia pun terhipnotis oleh keeksisan dunia media sosial ini. Kemudahan akses untuk menggunakan media sosial saat ini seperti fasilitas dari gadjet masa kini yang memberikan berbagai layanan internet. Hal ini tentu mendorong orang-orang untuk unjuk gigi, memperkenalkan eksistensi mereka melalui sebuah tulisan.

Kebebasan menulis tanpa batas dunia media sosial bukan berarti tidak ada etika yang membatasi mana yang boleh atau tidaknya dalam memanfaatkan media ini. Pengaturan etika dalam dunia sosial bertujuan agar pengguna media sosial tidak seenaknya berbicara. Paling tidak yang perlu diperhatikan dan diterapkan ketika hendak menulis atau berkomentar oleh para pengguna social media yaitu:

1. Gunakanlah bahasa yang sopan dan mudah dimengerti oleh pembaca (hindari cara penulisan alay)

2. Dalam menulis hendaknya hindari menggunakan huruf kapital dalam seluruh kalimat karena huruf kapital melambangkan bahwa sang penulis sedang marah/berteriak.

3. Hindarilah kata-kata yang berbau SARA dan kata-kata yang dapat memancing pertengkaran.

4. Saling menghargai karya orang lain (Penulis jangan suka copas tanpa izin dari forum atau blog orang lain, paling tidak cantumkanlah sumber)

5. Untuk pengguna jejaring social, jangan terlalu sering update status/ tweet (orang lain yang berteman dengan kita bisa jengkel karena tiap 60 detik anda selalu update status)

6. apalagi ya? Sebenernya pintar-pintar kita sendiri dalam memilah kata-kata yang mau kita tulis di sosmed. Paling tidak etikanya kurang lebih sama seperti kita berinteraksi di dunia real

Sekian apa yang saya tulis kali ini. Ingatlah “Mulutmu Harimaumu”
Semoga bermanfaat.😀

About threevia
cuma orang biasa yang ingin menjadi luar biasa...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: